JAKARTA, Dua orang pelajar Indonesia mendapatkan penghargaan terhormat untuk melihat peluncuran satelit MEASAT-3a..

pada 22 Juni 2009 mendatang di Baikonur Cosmodrome, Kazakhstan.

Kedua pelajar beruntung tersebut adalah Sylvia Ayu Pradanawati, mahasiswi Fakultas Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan I Wayan Alit Sudarsana, siswa SMAN 1 Semarapura, Bali. Selain melihat peluncuran satelit, keduanya juga diajak mengunjungi Rusia dan berbagai fasilitas teknologi ruang angkasanya, yang biasanya “susah” dikunjungi oleh sembarang orang.

“Tentu sebuah kebanggaan bagi kami mewujudkan impian anak-anak muda kita, dan semoga kesempatan ini membuat seluruh pelajar Indonesia semakin yakin bahwa dengan terus berprestasi segala cita–citanya dapat tercapai,” ujar Ron Perkinson, Presiden Sampoerna Foundation, Kamis (18/6).

Ron mengatakan, kesempatan emas kedua pelajar tersebut dibiayai oleh MEASAT dan didukung oleh Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, serta difasilitasi oleh Sampoerna Foundation.

Tetapi, lanjut Ron, bukan sembarang kesempatan, karena Sylvia dan Alit adalah pelajar peraih beasiswa Sampoerna Foundation. Keduanya berprestasi gemilang di bidang akademis, namun berasal dari keluarga tidak mampu.

“Tadinya mereka akan diberangkatkan pada Agustus tahun lalu, namun karena terdapat kerusakan teknis dan peluncuran satelit itu ditunda, keberangkatan mereka pun ditunda,” tutur Ron.

Kini, setelah menunggu setahun lamanya, MEASAT – 3a siap diluncurkan. Sylvia dan Alit akan menjadi bagian dari peristiwa akbar bersejarah tersebut.

“Ini benar-benar pengalaman sangat istimewa, bisa pergi ke Rusia saja sudah senang, apalagi menyaksikan peluncuran satelit. Ini kan kesempatan sekali seumur hidup yang tidak bisa dialami sembarang orang,” tutur Alit. “Dan aku memang selalu bercita-cita menjadi ilmuwan di bidang teknologi.” tambahnya.

Rencananya, Alit dan Sylvia akan bertemu dengan puluhan pelajar terpilih lainnya di Moskow, Rusia. Selain dari Indonesia, MEASAT juga memberikan kesempatan yang sama bagi pelajar lain asal Malaysia, Srilangka, India, dan Inggris. Peluncuran satelit akan berlangsung Kamis (21/8) mendatang.

MEASAT merupakan satelit keempat yang dimiliki oleh perusahaan berbasis di Malaysia. Satelit itu menyediakan pelayanan satelit komunikasi ke berbagai stasiun penyiaran di Asia, televisi berlangganan, dan operator telekomunikasi.

Dengan tiga satelit yang telah dimiliki sebelumnya, mereka mampu memberikan pelayanan kepada 145 negara di seluruh wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah, Afrika, Eropa dan Australia – jumlah ini setara dengan 70 persen penduduk dunia. -KOMPAS.com –

DEPDIKNAS