PAUDGong gebyar seni peringatan Hari Anak Nasional (HAN)di Kabupaten Madiun ditabuh,(16/6/2009).Meski dikemas sederhana,acara pembukaan di aula Wijahayu Dinas Pendidikan cukup meriah.Yakni,dibuka dengan pertunjukan senam masal yang diikui puluhan siswa PAUD.Kemudian,dilanjutkan tarian semut yang dibawakan puluhan anak dengan warna pakaian khas warna hitam layaknya semut.Dan,acara ditutup dengan mendongeng.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Drs. Sumardi, M.Pd mengatakan, meski peringatan HAN bulan Juli mendatang, perayaannya sudah dimulai sejak kemarin, .Kegiatan dalam rangka peringatan HAN beberapa waktu sudah mulai berjalan.Seperti,acara senam santai siswa PAUD dan TK di Kedungbrubus,dan wisata ke Jogjakarta naik kereta api.”Beberapa kegiatan sudah kami lakukan,dan hari ini gebyar resmi di kumandangkan,” jelasnya,kemarin.

Disinggung soal kesejahteraan pendidik di PAUD, Kepala Dinas Pendidikan Drs. Sumardi, M.Pd mengaku kondisinya belum menunjukkan perkembangan positif alias memprihatinkan.Dari 220 PAUD di Kabupaten Madiun, pemkab setiap bulannya mengucurkan dana Rp125ribu ke masing-masing lembaga. ”Melihat kondisi seperti itu,Dinas Pendidikan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para pendidik PAUD,”jelas Drs. Sumardi, M.Pd.Komitmen yang dilakukan Dinas pendidikan bukanlah tanpa tujuan. Drs. Sumardi. M.Pd menjelaskan,Dinas pendidikan meminta kepada Pemkab Madiun untuk memperbesar anggaran yang dikucurkan ke lembaga PAUD.sehingga,beberapa tahun kedepan, kesejahteraannya bisa semakin meningkat dan dibarengi peningkatan mutu pendidikan.”Semoga itu terealisasi secepatnya,”tuturnya.

Disisi lain,saat ini banyaknya lembaga PAUD di Kabupaten Madiun belum dibarengi dengan angka partisipasi yang baik.Tercatat di tahun 2009,baru 35 persen anak-anak yang menempuh atau masuk ke PAUD. Kepala Dinas Drs. Sumardi, M.Pd berharap,angka partisipasi masyarakat semakin meningkat