HAL DASAR PADA BIDANG TEKNOLOGI INFORMASI?

Teknologi Informasi itu pada dasarnya memiliki cluster yang banyak.:

1. mikroinformatika, : ahli mengenai urusan TI yang bersifat lebih teknis.

2. makroinformatika, yang berkaitan dengan konsep-konsep, falsafah, trend maupun kebijakan.

TOKOH PENGGAGAS PERKEMBANGAN TI

Pada dasarnya, ada tiga hukum yang mendasari teknologi informasi yaitu

1. Moore’s Law,

2. Metcalafe’s Law dan

3. Crase’s Law.

Moore adalah pendiri Intel Chip, dia pernah bilang bahwa setiap 18 bulan, kemampuan kapasitas chip itu meningkat pesat dengan harga yang relatif sama. Komputer sejak dulu harganya di kisaran Rp. 5 juta, sekarang pun harganya juga sekitar Rp. 5 juta. Padahal kemampuannya jauh berbeda antara dulu dengan sekarang yang jauh lebih cepat. Untuk itu ada beberapa paradigma

1. Moore sekarang telah berubah, bukan yang besar mengalahkan yang kecil, tapi yang cepat mengalahkan yang lambat.

2. Metcalafe, dia adalah penemu Internet Protocol. Suatu sistem yang memungkinkan perangkat satu dengan yang lainnya dapat berkomunikasi atau terhubung lewat jaringan.

3. Crase, dia merupakan pemenang nobel ekonomi. Teorinya mengajarkan tentang pentingnya efisiensi.

Kesimpulan terhadap TI dari tiga tokoh tersebut?

IT Culture itu diilhami dari tiga falsafah tiga orang tersebut yaitu

1. Moore’s law tentang speed atau kecepatan,

2. Metcalafe’s law tentang network atau jejaring dan

3. Crase’s law tentang efisiensi.

Jadi, aneh kalau sudah menggunakan TI, tapi menjadi lebih lambat, tidak mau membuka jaringan dan boros. Apalagi kini, kita sudah masuk ke jaman TI, tapi culture-nya belum comply. ICT terus berkembang dari waktu ke waktu sehingga kita harus lebih tanggap jika tidak ingin ketinggalan. Nah, kalau mau mengembangkan ICT, kita juga harus memasukkan value dari ICT tersebut yaitu speed, networking dan efisiensi. Ketiga nilai ini harus terpenuhi jika ingin mengembangkan ICT secara tepat guna.

Bagaimana di Kabupaten Madiun untuk saat ini, kondisi teknologi informasinya?

Jadi yang ingin ditekankan, seperti apapun kondisi negara ini khususnya dalam hal ICT, kita harus tetap optimis. Karena optimisme itu akan melahirkan percaya diri, orang yang memiliki rasa percaya diri bisa memunculkan motivasi. Orang yang memiliki motivasi. Orang yang memiliki motivasi, akhirnya akan berani untuk berusaha atau berikhtiar. Salah satu kunci kesuksesan adalah jika seseorang mau memaksimalkan usaha. Kemampuan berusaha itulah yang akan melahirkan kreativitas. Kreativitas itu nantinya akan melahirkan inovasi yang akan mempengaruhi secara besar pada produktivitas. Produktivitas itu ujung-ujungnya akan melahirkan kompetisi.

Dari sejak proses kelahiran menjadi manusia, kita sudah menang dalam kompetisi, maka sudah seharusnya ketika kita sudah menjadi manusia, tentu kita harus lebih kompetitif. Saat ini, paradigma kompetisi sudah berubah. Kalau dulu model kompetisi itu yang besar mengalahkan yang kecil. Sekarang paradigma berubah menjadi yang cepat mengalahkan yang lambat. Walaupun besar, tapi kalau jalannya lambat, akan sangat mudah dikalahkan oleh yang cepat walaupun ukurannya kecil. Untuk itu, dari awal kita harus menanamkan rasa optimisme tersebut.