Pelaksanaan Ujian Nasional Berstandar Nasional (UASBN)jenjang SD/MI tinggal lima hari lagi.Tetapi, berbagai persiapan sudah dimulai.Kemarin naskah soal ujian penentu kelulusan bagi siswa tingkat dasar itu,sudah datang dari Surabaya.Dan,ribuan soal untuk Kabupaten Madiun langsung diamankan di ruang perpusatakaan Koesmoelyo Mapolres Madiun.”Soal sudah.Yang menjaga,polisi dan petugas khusus dari Dinas Pendidikan, Pengamanan yang bekerjasama dengan Dindik setempat itu,dengan membagi kunci pintu ruangan penyimpan soal pada dua petugas dari dua intansi itu.”Kalaupun ada pengecekan maka semua tim harus ada di ruangan itu,” tambahnya.
Dijelaskan,hari ini dijadwalkan akan dilakukan pengecekan soal bersama. Baik dari Dindik maupun kepolisian.Yaitu,membagi soal sesuai dengan sub rayon tiap sekolah penyelenggara.Kemudian,pada lima hari sebelum UASBN yang dimulai 11 Mei mendatang,soal akan didistribusikan ke 15 polsek di Kabupaten Madiun. Setelah,itu sehari sebelum ujian,naskah disalurkan ke sekolah penyelenggara.”Distribusi tetap akan dikawal, agar tidak ada kebocoran soal
Soal yang kini sudah berada di Mapolres Madiun terdiri dari tiga pelajaran.Yakni,Bahasa Indonesia,Matematika dan IPA.Selain itu,soal ujian susulan yang akan dilaksanakan 18 s/d 22 Mei mendatang juga sudah diamankan di Polres Madiun.”Pengamanan soal diambil alih Polres Madiun,karena untuk menjamin agar tidak terjadi kebocoran.
Sementara, jumlah peserta Unas dari SD/Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 9991 siswa.Sedangkan,dari SDLB sejumlah tujuh siswa.Dan,standar kelulusan ditentukan masing-masing sekolah penyelenggara.
Selain dari itu Tim Scaning Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun masih menunggu aplikasi scaning dari Puspendik Pusat, kalau tahun kemaren aplikasi langsung diberikan pada saat pelatihan scaning di Jakarta, tapi tahun ada sediikit perbedaan karena untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan aplikasi kemungkinan diberikan kurang lebih H-5 (hecker yang tidak bertanggung jawab/merusak), NDN