Contoh_surat_permohonan_akun_operator_sekolah

Setelah 3 tahun peluncurannya, akhirnya program Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang di kembangkan oleh Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional mengalami satu perubahan yang cukup signifikan. dscn0434Berawal dari keprihatinan terhadap minimnya data yang benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pada awalnya hanya dianggap sebagai program “mimpi” akhirnya dapat mengumpulkan data real hingga mencapai 40 juta siswa. Pada tahun 2008, akhirnya dukungan pembiayaan dari pusat terhadap program Dapodik ini dihapuskan sama sekali, bahkan proses pembiayaan dan perawatannya dialihkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Yang membanggakan, walaupun tanpa dukungan dari Depdiknas pusat, dan hanya ditangani oleh tim yang keseharian juga kuliah, namun sistem ini tetap berfungsi dengan baik. Bahkan, salah satu bukti kepedulian masyarakat yang amat besar terhadap sistem ini adalah saat mencuatnya ke permukaan mengenai kerahasiaan data yang sempat menjadi bahasan pada beberapa media nasional. Namun, dengan kesigapan tim Dapodik yang masih tetap eksis (walaupun pada akhir 2008, sebagian dibebastugaskan dari Depdiknas), sistem tersebut segera diperbaiki dan lebih disempurnakan. Salah satu penyempurnaan terbaru adalah dengan dikembangkannya API Dapodik, sehingga setiap Dinas Pendidikan dapat mengembangkan aplikasi masing-masing tanpa harus memulai mengumpulkan data dari 0, namun dapat menggunakan data dari Dapodik sebagai data pokok aplikasi mereka. Nah, tahun 2009 ini, tim pengembangan Dapodik kembali mengeluarkan inovasi terbaru dengan membuka akses Dapodik sampai ke level sekolah. Dengan perubahan kebijakan dan sisem ini, maka setiap penambahan, pengubahan, penghapusan siswa yang dulunya harus dilakukan di level Dinas Pendidikan, sekarang sudah dapat dilakukan di level sekolah. Sehingga sekolah tidak pusing lagi harus ke dinas untuk memasukkan data mereka. Kewenangan dan tugas dinas juga akan menjadi lebih ringan, karena tidak harus mengurus data puluhan, ratusan, bahkan hingga ribuan sekolah pada wilayah mereka. Setiap operator dinas pendidikan hanya berkonsentrasi untuk mutasi/perpindahan siswa dan data siswa bagi sekolah yang belum mampu untuk menangani sendiri datanya. Dengan perubahan sistem ini, maka orang tua siswa maupun siswa itu sendiri akan lebih mudah melakukan pengecekan kebenaran data, karena apabila ada data yang salah maka cukup datang ke sekolah dan saat itu juga dapat dilakukan perubahan oleh operator sekolah. Sebagai informasi, Dapodik “turun” ke sekolah ini akan berlaku mulai 1 Maret 2009 dan sebagai dasar hukumnya, dapat dilihat pada surat yang dapat diunduh . Selamat kepada tim Dapodik yang tetap bekerja untuk anak bangsa, walaupun di tengah ketidakpastian .